Ke 4 Partai Pemenang Di DPRD Karawang, Jangan Asal Tempatkan Orang Dikursi Pimpinan

Ke 4 Partai Pemenang Di DPRD Karawang, Jangan Asal Tempatkan Orang Dikursi Pimpinan

Senin, 24 Juni 2019, 9:18:00 AM
Pasang iklan



Karawang - Pemilihan Legislatif (Pileg) sudah 2 Bulan lebih berlalu, hasil akhir pendapatan suara Partai Politik (Parpol) sudah final, begitu pun dengan hasil perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinisi, Kabupaten dan Kota. Di setiap daerah perolehan suara dan kursi Legislatif berbeda - beda. Untuk Karawang sendiri, kursi terbanyak di dapat oleh Partai Demokrat.


Pemerhati politik dan pemerintahan, Andri Kurniawan pada saat di minta pendapatnya soal hasil Pileg di Karawang, mengatakan. "Soal Partai Demokrat menjadi Parpol dengan jumlah kursi terbanyak, sudah saya prediksi sejak satu Tahun yang lalu. Ya walau pun untuk suara masih di bawah Partai Gerindra.",


"Tetapi, sebagai mana ketentuan, untuk menduduki kursi Ketua DPRD, yang di utamakan adalah Parpol dengan perolehan kursi terbanyak, bukan perolehan suara Parpol terbanyak. Artinya, kursi Ketua DPRD Karawang tetap menjadi hak Partai Demokrat. Selanjutnya untuk Wakil Ketua I di duduki oleh Partai Gerindra, Wakil Ketua II oleh Partai Golkar, dan Wakil Ketua III di duduki oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Karena memang untuk porsi unsur pimpinan lembaga, ada 4 posisi.",


"Saya hanya ingin berpesan saja pada masing - masing Ketua Parpol pemenang di Karawang, agar lebih selektif dalam menentukan figur pimpinan di DPRD Karawang. Sebab, nasib rakyat Karawang 5 Tahun selanjutnya berada pada ke 50 anggota DPRD Karawang, khusunya para pimpinan lembaga DPRD Karawang dan pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Komisi.",


"Untuk menentukan unsur pimpinan, sebaiknya hindari like and this like. Bukan atas dasar selera saja, melainkan harus berdasarkan pertimbangan objektif. Beberapa contoh di antaranya ialah, kredibilitas, pengalaman, aspiratif dan lebih prioritas terhadap kepentingan - kepentingan rakyat yang di wakilinya.",


"Bukan berarti pertimbangan loyalitas serta kontribusi ke Parpol menjadi tidak prioritas dalam hal ini, loyalitas dan kontribusi terhadap Parpol juga harus menjadi pertimbangan utama. Misalnya, Caleg dengan perolehan suara terbanyak, yang di anggap telah memiliki kontribusi besar terhadap Parpol, itu pun harus menjadi prioritas utama para Ketua Parpol untuk di jadikan pimpinan, baik itu pimpinan lembaga, maupun pimpinan AKD.",(Red)

TerPopuler