Ruslag, Tanah Bengkok Dari Sawan Menjadi Lapangan Sepakbola di Disetujui Masyarakat Desa Taringullandeuh

Ruslag, Tanah Bengkok Dari Sawan Menjadi Lapangan Sepakbola di Disetujui Masyarakat Desa Taringullandeuh

Rabu, 10 Juli 2019, 8:15:00 AM
Pasang iklan






PURWAKARTA JAWA BARAT,  Tumplek plek,  masyarakat Desa Taringgullandeuh, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta,  melaksanakan musyawarah pengalihan lahan bengkok yang berlokasi di Kampung / Blok  Citaringgul,  Desa Taringgullandeuh,  yang dialih fungsikan menjadi lapangan sepakbola di Kampung Krajan Rt.07/02, dekat dengan Kantor Balai Desa Tarinhhullandeuh.


Musyawarah alih  fungsi tanah bengkok dilaksanakan  belum.lama.ini  dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat dan hadir Camat Kecamatan Kiarapedes, H. Diaudin menyaksikan musyawarah yang berjalan lancar dan menghasilkan mupakat tanah benkok yag tadinya  tanah sawah menjadi tanah darat yang dijadikan sarana olahraga masyarakat untuk lapangan sepakbola.


Menurut salah satu tokoh masyarakat, H. Muhammad Ma'mun,  Senin (9/7) bahwa rapat soal tanah bengkok yang tadinya lahan sawah  jauh dari perkampungan  dipindahkan ke  Kampung Krajan, dari aturan diperbolehkan , apalagi disetujui oleh musyawarah yang dihadiri oleh semua lapisan masyarakat.


Taanah bengkok yang dulunya tanah sawah, luasnya sekitar 1088 M2, di ruslag dengan tanah darat yang luasnya sekitar 1.200 M2, "Tadinya berupa tanah kebun, namun karena untuk kepentingan masyarakat dijadikan lapangan sepakbola"tegas Mamun.



Harga  tanah yang sekarang lebih mahal dari tanah sebelumnya, yang dulu  per meter Rp. 30.000, yang seakarang digunakan lapangan sepakbola, per meter Rp. 100.000. Namjn menurutnya lagi bukan soal luas dan tanah yabg menjadi lebih, tapi pemanfaatan yang lebih penting sehingga masyarakat yang hadir dalam musyawarah mencapai mupakat,  menyetujui terjadinya ruslag.


Sekretaris Desa Taringgulandeuh, ditempat yang sama saat dikonfirmasi,  membenarkan telah terjadi musyawarah soal tanah bengkok, sambil memperlihatkan daftar hadir  musyawarah yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Taringgullandeuh.


Camat Kiarapedes, H. Diaudin, saat dikonfirmasi, Selasa (9/7)  mengatakan bahwa soal ruslag tanah bengkok sudah disetujui oleh masyarakat. "Saat musyawarahnya, saya hadir dan menyaksikan kesepakatan yang menyetujui terjadinya  mupakat"jelasnya.


Sedangkan  beberapa pengurus  Bamusdes dan LPM yang  berhasil ditemui Harian Kriminal, Senin (8/7) semuanya sepakat  terjadinya ruslag tanah bengkok, yang dianggap lahan mati sebelumnya sekarang  pemanfaatan lahan untuk kepentingan masyarakat lebih terasa.

karena  untuk kepentingan masyarakat dan khususnya  menjadi lapangan sepakbola.(asyah)

TerPopuler