Rapat Koordinasi Nasional Seluruh Indonesia Di Jakarta

Rapat Koordinasi Nasional Seluruh Indonesia Di Jakarta

Jumat, 25 Oktober 2019, 8:02:00 PM
Pasang iklan

Vnews.co.id - Jakarta,
Acara Rakornas Bawaslu se Indonesia diselenggarakan di Jakarta pada Jumat, 25 Oktober 2019. Kegiatan tersebut merupakan rapat kordinasi Bawaslu RI seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Kordinator Divisi Penyelesaian sengketa Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan bahwa baru tahun inilah di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten kota, penyelesaian sengketa di tunggu publik, kecuali mediasi.

"Bawaslu harus bisa tegakkan keadilan, karena mendekati taqwa. Keadilan tidik mengenal hubungan keluarga dan sebagainya. Berlaku adil akan menjawab semua persoalan. Negara adil makmur, adil dulu baru makmur," Ungkapnya.

Menurutnya Banyak keanehan yang terjadi. Yang menetapkan rekapnas KPU, tapi yang didemo adalah Bawaslu. 

"Semua kita buka, situng, sipol. Kita tidak ingin ada hal yg ditutupi dalam pemilu. Inilah keadilan. 
Putusan sengketa di RI 78. Di provins 168. Di Kab kota 700 an. Total 816 putusan, dapat diakses siapapun juga", Jelasnya.

Regulasi, tambahnya, tentang napi di KPU, tapi data yang punya bawaslu. Inilah yang bisa kita lakukan. Kebijakan Bawaslu tidak pernah mengupdate siapa yg meninggal, tapi di akhir. Kita tidak melow, kita ingin menyelesaikan tugas-tugas kita dulu. 

"Baru setelah selesai kita kenang mereka yg telah berjuang". Pungkasnya.

Selain itu ia mengungkapkan bahwa dirinya disatukan karena tugas dan wewenang, amanat UU. "Ingatlah persaudaraan diantara kita, menahan billy, tekanan, jarang pulang ke rumah. Jarang belai anak. Kita kuat dan tidak menangis. Kita berhasil dalam pemilu 2019,"tambahnya.

Lanjut Rahmat Bagja, Kita sudah melewati fase pemilu. Berikutnya buktikan berhasil mengawal Pilkada seperti mengawal pemilu 2019.

"Anda adalah wajah-wajah yang akan menegakkan keadilan, menjadi hakim pemilu",Tegasnya di hadapan peserta.

Dalam sambutan itu, ia berpesan Jangan sampai diantara kita merasa lebih dari yang lain. Divisi airmata dan mata air, jangan ada spt itu. Apapun yang terjadi ke depan, kita adalah seperjuangan. 
Semuanya, ketua anggota dan sekretariat adalah sama. Kita senasib seperjuangan," Cetusnya.

Ia juga merasakan dan mendengar bahwa beban Temen-temen papua, ada yang rumahnya dibakar. Bencana di sulteng, maluku, kita merasakan semua itu.

"Kita harus jawab masalah-masalah pilkada 2020. Mari kita bicarakan bersama. Saling berbagi dan menyapa penting kita lakukan", Pungkasnya.

Sebelum menutup sambutannya, Rahmat Bagja mengatakan  bahwa Bawaslu kota/kab adalah Bawaslu pertama dan bukan yg terakhir. 

"Kita berdoa bersama utk Temen2 pengawas yg meninggal dunia. Kita bersaudara. Semoga ini bisa membangun semangat  ke depan", tutupnya.(Red)

TerPopuler