2 Oknum Pejabat PU Takalar Akan di Laporkan Terkait Dugaan Jual Beli Proyek Dan Pungli

2 Oknum Pejabat PU Takalar Akan di Laporkan Terkait Dugaan Jual Beli Proyek Dan Pungli

Kamis, 14 November 2019, 12:34:00 PM
Pasang iklan




Vnews.co.id -  Takalar (SulSel).Untuk menjamin pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) khususnya dalam pengadaan barang dan jasa. Pemerintah Pusat sudah menyediakan Kepres No 16 Tahun 2018 dan UU Jasa Konstruksi No 2 Tahun 2017 sebagai acuan bagi pejabat pembuat komitmen (PPK).

Namun hal itu sepertinya tidak berlaku untuk unit pelaksana teknis (UPT)Dinas Pekerjaan Umum Kota Takalar.


 Pasalnya Dinas PU Takalar dibawah kepemimpinan Pelaksana tugas Nasruddin.Dg Nombong. A ST, Msi sebagai kadis PU Kab Takalar Yang Mengelola anggaran DAK tahun 2019 dengan Nilai 45M dan untuk jalan 31 M.


 kini dirundung berbagai masalah, mulai dari dugaan jual beli proyek, sampai dugaan terjadinya pungutan liar (Pungli) dengan modus biaya pembuatan kontrak kerja, yang nilainya bervariasi, mulai dari Rp. 500.000 sampai Rp. 1.000.000.
Akibatnya banyak rekanan yang mengeluhkan hal tersebut, bagaimana tidak, banyak kontraktor lokal yang harus gigit jari, karena tidak mendapat pekerjaan, justru kontraktor dari luarlah yang banyak dapat paket pekerjaan di Dinas PU Takalar, yang diduga kuat paket pekerjaan tersebut telah dijual oleh oknum pejabat di Dinas PU Takalar.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang kontraktor lokal kepada awak media ini,Kamis 14/11/2019 "setiap bidang punya pengumpul sendiri, itu untuk biaya pengapload tan dan biaya pembuatan kontrak, jumlahnya bervariasi, ada yang Rp. 500.000  bahkan ada yang saya dengar sampai Rp. 1.000.000, itu tergantung dari bidang masing masing". Ungkap Sumber yang meminta agar namanya tidak ikut dimediakan,


Saat ditanya terkait jual beli proyek di Dinas PU Takalar, Sumber membenarkannya, "Itu sudah rahasia umum mi daeng, Teman saya bahkan diambil uangnya Rp. 200.000.000, (Dua Ratus Juta Rupiah), baru paket yang di kasi cuma paket 500 jutaanji tawwa". Ungkapnya.

Saat ditanya siapa pejabat di Dinas PU yang ambil itu Rp.200.000.000, sumber langsung menyebutkan nama pejabat yang dimaksud. " Itu uangnya diambil dari awal tahun ji, dijanjikan paket pekerjaan di Dinas PU, (Sambil menyebutkan Nama rekanan dan Pejabat Dinas PU).

Dilain pihak Kabid Cipta Karya Zumirrah yang berusaha di konfirmasi melalui Whattshapp, terkait dugaan Pungli pembuatan kontrak di bidangnya, sama sekali tidak merespon.

Sementara itu, DI REKTUR  LSM Aliansi Rakyat Anti Korupsi ( ARAK SulSel) saat di Mintai Tanggapanya Terkait Adanya Dugaan seperti yang telah di paparkan di atas.

Kepada Media ini Kamis 14 November"iya tentunya kami akan laporkan perihal tersebut dan Akan meminta Kejaksaan Negeri Takalar untuk turun langsung kelapangan untuk mencari data dan mendengar langsung keluhan para kontraktor Takalar. Dan tidak membiarkan MoU dijadikan bemper Oleh  oknum-oknum nakal di UPT Dinas PU Takalar."Tutupnya


Hingga Berita ini di turunkan Pihak Awak Media ini belum bisa Mengkonfirmasi Pihak Pihak Yang berkompeten di karenakan saat di hubungi via telpon dan Whatshapp Selalu sibuk Begitu juga saat Konfirmasi ke kantor PU takalar selalu Kosong tidak ada Oknum Terkait.
( Hendra)

TerPopuler