Satreskrim Polres Jombang Tangkap Empat Klompotan Curanmor

Satreskrim Polres Jombang Tangkap Empat Klompotan Curanmor

Rabu, 04 Desember 2019, 10:57:00 PM
Pasang iklan

Jombang,Vnews.co.id – Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang, meringkus empat orang komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 19 kendaraan motor dari hasil kejahatannya.
Keempat pelaku yaitu, Kusdar alias Pras (40) dan Koliq Isnawan alias Suliq (31) keduanya warga desa Karangan, Kecamatan Bareng. Serta Candra Setiawan (29) dan Parnyoto alias Jabir (36) warga desa Pakel, Kecamatan Bareng, Jombang. Bahkan, polisi terpaksa menembak salah satu pelaku karena berusaha kabur saat hendak ditangkap dirumahnya masing-masing.
“Dua orang merupakan pelaku Curanmor dan dua lainnya sebagai penadah kendaraan hasil pencurian,” kata Kapolres Jombang AKBP Boby Paludin Tambunan dalam siaran pers di Mapolres Jombang, Selasa (3/12/2019).
Terungkapnya kasus pencurian ini, bermula dari laporan kehilangan sepeda motor warga Desa Gudo, Jombang pada bulan November 2019 lalu. Dari penyelidikan, petugas menangkap pelaku Kusdar alias Pras. Kemudian dikembangan dengan TKP lain.
“Setelah kami lakukan penyelidikan, akhirnya terungkap pelakunya dan kami ringkus. Tersangka juga pernah melakukan pencurian dengan Koliq di daerah Wonosalam,” terang Kapolres.
Sementara modus yang dilakukan pelaku, lanjut Boby, sebelum melancarkan aksinya mereka berkeliling terlebih dahulu mengamati kendaraan sepeda motor yang aman untuk diambil. Setelah mendapat sasaran, Kusdar berperan sebagai pencuri dengan cara merusak kontak motor dengan menggunakan kunci T dan kunci berbentuk Y. Sedangkan Koliq mengendarai sepeda motor Vixion S 3909 LK yang digunakan sebagai sarana.
“Biasanya pelaku melakukan pencurian ini sangat cepat tidak sampai 5 detik,” ungkapnya.
Ia pun menjelaskan, jika hasil motor curiannya kemudian dijual kepada Candra dan Karnyoto yang juga turut diamankan. Sedangkan, uang dari hasil penjualan kendaraan curian kemudian dibagi kedua pelaku.
“Kendaraan dijual kepada penadah seharga Rp 2.200.000 dan hasilnya dibagi dua,”aku Kusdar kepada polisi.
Boby menambahkan, saat ini kejahatan pelaku baru teridentifikasi di dua TKP, yakni di wilayah Gudo dan Wonosalam. Pihaknya, masih mengembangkan untuk TKP lainnya. Karena komplotan tersebut merupakan jaringan curanmor antar kota.
“Hasil curiannya itu, rata-rata dijual di daerah wonosalam di pedalaman Jombang. Mereka jaringan antar Kota/Kabupaten,” tandasnya.
Atas perbuatannya, keempat pelaku terancam mendekam dibalik jeruji besi. Mereka akan dijerat dengan pasal tentang pencurian dengan pemberatan untuk kedua tersangka Kusdar dan Koliq, sedangkan tersangka Candra dan Parnyoto pasal penadah hasil kejahatan.
“Akan kami jerat dengan pasal 363 KUHP ancamanya 7 tahun penjara dan 480 KUHP ancamanya 4 tahun penjara, Ini masih akan kami kembangkan lagi sebab pengakuannya baru satu bulan padahal barang buktinya sudah 19 unit yang kami temukan,” pungkas AKBP Boby Paludin Tambunan.
Jajang/Agus

TerPopuler