SOSIALISASI LABELISASI RUMAH PENERIMA PKH DI KEC DARANGDAN

SOSIALISASI LABELISASI RUMAH PENERIMA PKH DI KEC DARANGDAN

Rabu, 18 Desember 2019, 3:40:00 PM
Pasang iklan



VNews.co.id - Purwakarta, PROGRAM KELUARGA HARAPAN yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.(18122019)
Sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka.Manfaat PKH juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan Nawacita Presiden RI.
Rumah penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Darangdan  akan diberi label. Penerapan labelisasi rumah itu direncanakan diterapkan pada 2020.

Kasie Kesos Kecamatan Darangdan ASEP EDI KUSNAKA , S.H menyampaikan, sosialisasi tentang labelisasi rumah kepada penerima bantuan PKH sudah dilakukan melalui pertemuan rutin pendampingan. Sebagai informasi bahwa tahun 2020 akan diberikan labelisasi. 
Tujuannya, agar masyarakat mengetahui bahwa rumah tersebut merupakan rumah masyarakat miskin penerima PKH. Kemudian, juga supaya menyadari bahwa suatu saat dengan bantuan PKH perekonomiannya lebih baik. 


Program PKH terdiri atas 3 komponen. Yakni, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. ”Yang jelas, rencana labelisasi itu ada. Teknisnya berbentuk stiker atau dicat, itu belum diputuskan,” ujarnya 
Dalam kegiatan tersebut di hadiri pula oleh Koordinator Kabupaten Purwakarta IYAN HIDAYAT S.Sos, SPV PKH Ibu Vita Aurora, pendamping Kecamatan  serta para ketua kelompok se Kecamatan Darangdan. 

Menurut Wahyu Samsul Marif  ( Pendamping Kecamatan ) Pelabelan rumah penerima PKH berpijak pada surat edaran dan imbauan dari Dinas Sosial terkait labelisasi rumah-rumah penerima PKH. Hal itu sebagai kontrol sosial bagi orang yang mampu namun masih menerima PKH ke depannya mengundurkan diri dan digantikan oleh warga yang kurang mampu. Sebab, lanjutnya, ada warga yang memiliki sepeda motor dan mobil tapi pada kenyataannya masih menerima PKH imbuhnya

TerPopuler