Orang Tua murid SDN 1 Cikampek Bingung Terhadap Pungutan Dari Pihak Sekolah

Orang Tua murid SDN 1 Cikampek Bingung Terhadap Pungutan Dari Pihak Sekolah

Senin, 06 Januari 2020, 7:08:00 PM
Pasang iklan



Vnews.co.id - Karawang
,Seharusnya SDN 1 Cikampek bercermin ke salah satu SMPN satu Cikampek yang di datangi tim Saber pungli Polda karena dugaan Pungli pembelian komputer yang di bebankan pada orang tua siswa, pada bulan Agustus 2019.dan pembangunan sarana olah raga.

Justru SDN 1 Cikampek melalui Komite dan paguyuban memungut biaya (dugaan Pungli) untuk pengaspalan halaman sekolah dan pengecatan gedung sekolah sebesar Rp 100.000.-00.senin 06/01/20.

Sehingga hal itu membinggungkan para orangtua siswa, sementara pemerintah menekankan pendidikan gratis tidak ada pungutan dengan pendukung pemerintah meluncurkan berbagai program bantuan salah satunya melalui dana BOS.

Namun kenyataanya, masih banyak sekolah negeri yang bandel tetap melakukan pungutan kepada orangtua dengan beragam alasan. Meskipun banyak sekolah yang terjerat kasus Pungli oleh Tim Saber Pungli.

Bahkan, diduga untuk menghindari bahwa pungutan kepada orangtua siswa dikategorikan sebagai pungli, ada strategi baru yang dilancarkan pihak sekolah agar punggutan bisa dianggap legal, yaitu dengan merubah nama dari pungutan menjadi iuran.


“Kami ini bingung, katanya sekolah gratis. Tapi kami diminta untuk membiayai pengaspalan halaman sekolah dan pengecetan gedung sekolah, “ ujar A salah satu orangtua siswa di SDN 1 Cikampek kepada wartawan, Senin (06/1/2020).


Hal senada juga disampaikan orangtua murid lainya berinisial R ia juga mengaku pihak sekolah meminta bantuan biaya untuk pengaspalan halaman gedung sekolah," ya biayanya diminta ke orangtua siswa, “ katanya.

Sebelumnya terkait dengan hal itu, Kepala Sekoah SDN Negeri 1 Cikampek Yayah M, berdalih bahwa pengaspalan halaman sekolah dan pengecetan gedung sekolah tersebut merupakan kebutuhan untuk  kemajuan sekolah.”Pembiayaan pengaspalan halaman sekolah dan pengecetan gedung sekolah, telah disepakati oleh paguyuban kelas yang mewakili orang tua murid, komite sekolah dan pihak sekolah, ” akunya.

Ia katakan mengenai regulasi bantuan pengaspalan halaman sekolah, untuk sekolah dari dinas Pendidikan Karawang dan Dinas PUPR, masih belum ada realisasi dan belum ada kabar karena tidak ada kepastian makanya kami minta sumbangan ke Orang Tua Siswa,kata Kepsek SDN 1 Cikampek Yayah M.

Tambahnya, untuk masalah iuran atau sumbangan sudah saya hentikan, dan total biaya yang harus di keluarkan untuk pengaspalan halaman sekolah Rp 50 Juta dan untuk pengecetan gedung sekolah Rp 30 juta jadi total yang di butuhkan Rp 80 juta. Sedangkan siswa ada 600 orang.jelasnya

Terkait dugaan Pungli tersebut kami sudah koordinasi dan di panggil oleh salah satu anggota tim Saber pungli polres Karawang.pungkasnya.(Red)

TerPopuler