Gusdurian Bandung Gelar Bedah Buku Menjerat Gusdur "Haul Gusdur Ke 10"

Gusdurian Bandung Gelar Bedah Buku Menjerat Gusdur "Haul Gusdur Ke 10"

Sabtu, 01 Februari 2020, 10:31:00 PM
Pasang iklan

Saat Koordintor Gusdurian Bandung Memberikan Cindramata ke Penulis Buku Menjerat Gusdur.


Murdiono, Bandung - Gusdurian Bandung mengadakan diskusi bedah buku "menjerat Gusdur" di Aula PWNU Jawa Barat acara ini merupakan Rangkaian acara peringatan satu dekade Berpulangya KH.Abduraham wahid dengan tema 'Kebudayaan melestarikan Kemanusiaan' yang menjadi tema nasional.

Acara tersebut di hadiri oleh Drs.KH.Nu'man Abdul Hakim (ketua IKA PMII Jawa Barat) Dr.KH. Chozin Chumaidi (dubes RI untuk Libanon) Virdika Rizky Utama (selaku penulis) dan Awi jaya (Koordinator Gusdurian Bandung). Bandung, Sabtu (1/2).

Bedah buku ini selain mengenang kembali perjuangan perjuangan Gusdur akan tetapi juga sebagai ajang untuk meneladani dan menanamkan nilai nilai gusdur di era sekarang yang masih menjadi spirit bagi anak muda hari ini dalam membicarakan kebangsaan, keislaman, demokrasi dan kebudayaan karana bagi gusdur yang paling penting dari politik adalah kemanusiaan.

Nu'man Abdul Hakim selaku IKA PMII Jawa Barat mengatakan, selama ini kebanyakan orang hanya punya pemahaman 'bahwa Gus Dur jatuh karena kasus Bruneigate dan Buloggate',

"dengan hadirnya buku ini, saya kira, orang bisa punya pandangan lain bahwa jatuhnya Gus Dur bukan karena kasus Bruneigate dan Bullogate, tapi karena skenario politik kekuatan-kekuatan oligarki tertentu yang ingin lengserkan Gusdur," ungkap Numan Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Chozin Dubes RI untuk Libanon memaparkan, buku yang ditulis Virdi ini menjadi bacaan penting bagi publik dan generasi muda NU khususnya, karena menjelaskan momentum sejarah politik Indonesia yang susah untuk dilupakan, dan kita juga akan memahami jiwa besar Gusdur dalam karir politiknya yang tidak ingin adanya pertumpahan darah, karna yang lebih dari politik adalak kemanusiaan.

"Buku ini adalah bagian dari momentum dan sebagai jalan untuk membuat generasi penerus paham bagaiamana Gus Dur dilengserkan", tutur Chazin sebagai saksi sejarah.

Pembina Gusdurian Bandung Dr. Dudang Gojali yang juga menjabat Dekan Febi UIN Sunan Gunung Djati Bandung bahwa acara Bedah Buku Menjerat Gusdur bukan untuk mengusik perlawanan balas dendam orang orang yang menjerat Gusdur tapi ada upaya penyatuan kader kader nahdiyin yang terserak dan tercecer untuk berhimpun bersatu dan bergerak.

Virdika Rizky Utama memaparkan sebagai penulis buku "Menjerat Gusdur" sangat senang menemukan dokumen tersebut sehingga bisa mengungkap sejarah yang selama ini tidak tahu mana kebenarannya, Tapi di balik itu saya kerap dicari orang yang tidak dikenali.

Virdika melanjutkan Dokumen yang saya temukan Pertama, Surat tertanggal 3 Juli 2000. Kedua, ada dokumen Januari 2001. Itu semua tertulis beberapa tokoh, dan cara-cara untuk menjatuhkan Gusdur.

"terkait sebab Gus Dur dijatuhkan, Menurutnya Gus Dur dijatuhkan karena kemarahan beberapa tokoh, pelengseran Gus Dur karena politik. Saat itu, Gus Dur terbukti di pengadilan tidak bersalah",tutur Pria sebagai penulis buku menjerat Gusdur.

Awi Jaya Koordiantor Gusdurian Bandung mengucapkan banyak terimakasih untuk semuanya yang telah hadir, ini momentum yang sangat penting, sejarah penjatuhan Gusdur yang sebenarnya akan semakin terbuka.

"Semoga pengungkapan fakta sejarah ini, bukan bagian dari untuk melukai menyakiti siapapun dan bukan dari alasan kita untuk balas dendam, tapi kita sebagai pengagum Gusdur harus memahami sejarah ini, karna ini sangat penting untuk di pelajari bahwa kemanusiaan itu diatas segalanya" terang pria bertopi khas Gusdur ini. 

Bedah Buku "Menjerarat Gusdur" ini bagian penutup dari beberapa rangkaian Haul Gusdur yang di adakan oleh Gusdurian Bandung, dan Acara ini di hadiri oleh ratusan peserta dari beberapa kalangan, murid dan pengagum Gusdur.(Dion Murdiono)

Foto-Foto Kegiatan.






TerPopuler