Diduga Pjs dan Bamusdes Bungursari Tertekan Menandatangani Pembatalan Ruislag Tanah Bengkok

Diduga Pjs dan Bamusdes Bungursari Tertekan Menandatangani Pembatalan Ruislag Tanah Bengkok

Minggu, 15 Maret 2020, 3:05:00 PM
Pasang iklan

Vnews.co.id - PURWAKARTA - Soal tukar menukar tanah aset desa (Bengkok),  di Desa Bungursari,  Kecamatan Bungursari  dipertanyakan karena dianggap tidak melibatkan masyarakat. Masalah tersebut disoal,  Senin (9/3) lalu, saat acara silaturahmi di Aula Desa Bungursari, Kecamatan Purwakarta,  Kabupaten Purwakarta. 

Salah satu tokoh pemuda Desa Bungursari,  Surya, mempertanyakan surat permohonan pembatalan Peraturan Desa (Perdes)  dikalahkan oleh surat  permohonan satu lembar saja yang di tandatangani Pjs Kades Bungursari dan Pengurus Bamusdes, "Ada apa kehadiran Danramil Jatiluhur dan Kapolsek Bungursari,  yang tidak diundang,  namun ada dalam rapat permohonan pembatalan di Desa Bungursari?" tegasnya
Selain  itu menurut Surya, ada kejanggalan tanggal  surat permohonan pembatalan 5  Maret 2020, kemudian dalam surat  tertulis 11 Maret 2020.

" Surat pembatalan salah,  tapi anehnya Kades Bungursari, Udin Haerudin dan pihak Bamusdes,  mau tanda tangan. Ada apa ini,  karena takut? "tegas Surya. 

Senada dikatakan Rochmat (Sinyo)  bahwa surat pembatalan  Perdes,  tidak lazim dan cacat demi hukum,  kalau tidak melalui mekanisme  yang benar. "Ini ibarat nasi sudah jadi bubur. Kedepannya jangan terulang kejadian yang merugikan masyarakat diputuskan segelintir orang, " tegasnya.

Bendahara Bamusdes Bungursari, H.  Edi Suhedi, saat acara sulaturahmi mengatakan,  
 "Saya, salah satu pelaku terbitnya Perdes pada saat itu. Terbitnya Perdes, disosialisasikan setahun," tegasnya.

Namun dirinya mengatakan ikut menandatangani surat permohonan pembatalan Perdes,  karena merasakan ada tekanan  dari  orang yang tidak diundang hadir saat itu. dan merasa takut ada apa-apa terhadap dirinya.

Tambah H.  Edi Suhedi,  bahwa tanah aset desa (Bengkok) yang di ruislag seluas 3.904 m² ditukar dengan tanah seluas 
8.600 m².

Proses ruislag disosialisasikan kemasyarakat hampir satu tahun dari  Juni 2011 sampai Mei 2012. Ruislag berdasarkan Perdes Nomor 7/Kep-Des/V/2012, dalam pasal 2  disebutkan , " Tukar menukar dilaksanakan antara tanah Kas Desa Bungursari seluas 3.904 meter yang terletak di Kampung Tirtaraya,  Rt 04/02, Persil S. 107 Blok 005 Cipancur Nomor Sertifikat 00007 Desa Bungursari, dengan tanah milik Juhati,  SE,  Sertifikat atas nama Bapak Usman dan Ibu Nasmi,  seluas 8.600 meter yang terletak di Kampung Tirtaraya,  RT 04/02 Persil. 107 Blok 005 Cipancur Nomor Sertifikat 00277 dan Nomor Sertifikat 00272 wilayah Desa Bungursari."

Sekarang tanah Bengkok yang jumlah 8.600 meter dibatalkan ruislagnya,  kembali menjadi 3.904 meter. 

Pjs Kades Bungursari,  Udin Haerudin, bahwa saat pertemuan 5 Maret 2020, hanya mengundang pihak -pihak terkait saja, dirinya membenarkan seperti ada tekanan dari pihak  lain yang hadir ,  karena desa tidak mengundang selain Babinsa dan Babinmas. Ahmad

TerPopuler