Update Covid-19 Purwakarta: Positif 1, ODP 100 dan 4 PDP Dinyatakan Sembuh

Update Covid-19 Purwakarta: Positif 1, ODP 100 dan 4 PDP Dinyatakan Sembuh

Jumat, 27 Maret 2020, 3:40:00 PM
Pasang iklan

Vnews.co.id - Purwakarta, Jumat, 27 Maret 2020, Satuan Tugas Khusus Covid-19 Kabupaten Purwakarta kembali melansir perkembangan penyebaran Covid-19 di 17 kecamatan di wilayah tersebut.

Terjadi penambahan yang cukup signifikan pada orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dari yang sebelumnya hanya 48 orang, hari ini ada kenaikan menjadi 100 ODP.

Menurut Satgassus Covid-19 Purwakarta, yang diwakili, dr Erlitasari, penambahan jumlah ODP ini disebabkan karena adanya tenaga kesehatan dan keluarga pasien yang memang kontak langsung dengan orang yang berstatus positif.

"Hari ini perkembangannya ODP 100, PDP 4, dan positif 1 orang. Penambahan ini termasuk di dalamnya ada tenaga kesehatan dan keluarga pasien yang sebelumnya telah dinyatakan positif," kata Ertlita pada Update Covid-19 Purwakarta, di Gedung Negara Bale Nagri, Purwakarta, Jumat (27/3/2020).

Atas hal itu, Pemda Purwakarta melalui Satgassus Covid-19 terus mengimbau kepada warga masyarakat agar senantiasa terus menerapkan anjuran sosial distancing.

Sementara, terkait jumlah tenaga kesehatan yang terindikasi terpapar, Erlita menyebut terdapat sebanyak 35 orang yang bertugas di Rumah Sakit MH Thamrin Purwakarta dan RSUD Bayu Asih.

"Ada 35 tenaga kesehatan yang ODP dan mereka bekerja di Bayu Asih juga Thamrin. Kalau PDP berkurang menjadi 4 orang lantaran terkonfirmasi dokter bahwa pasien itu sembuh," ujarnya.

Sementara itu, berbagai upaya juga dilakukan oleh Satgassus untuk terus meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Purwakarta. Diantarannya dengan melakukan desifeksi areal publik oleh dinas-dinas di lingkungan Pemkab Purwakarta secara simultan oleh Damkar, TNI, Polri dan OPD secara serentak.

"Kita juga akan melakukan penambahan kapasitas ruangan isolasi di RSUD Bayu Asih dan penjajakan kesiapan rumah sakit swasta dalam kesiapan antisipasi Covid-19," demikian Erlita.(Red)

TerPopuler