Wali Murid SDN I Sumberrejo Keluhkan Pungli Dengan Modus Sumbangan Sukarela

Wali Murid SDN I Sumberrejo Keluhkan Pungli Dengan Modus Sumbangan Sukarela

Sabtu, 07 Maret 2020, 9:43:00 PM
Pasang iklan

Bojonegoro,Vnews.co.id - Sejumlah wali murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sumberrejo 1 Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan adanya pungutan dengan modus sumbangan sukarela. Sumbangan ini mengunakan kedok Komite dan mengumpulkan wali murid dan seakan dibuat tanpa ada unsur paksaan.

Sumbangan sukarela ini rencananya untuk membangun beberapa fasiltas SDN 1 Sumberrejo. Bahkan besaran sumbangan sudah ditentukan dengan alasan kesepakatan wali murid.

Berikut hasil rapat musyawarah komite beserta wali murid :

Assalamualaikum berikut informasi dari hasil silaturahim Komite dan paguyuban.

1. Pertama pembentukan panitia pembangunan .

2. Pembuatan pagar, pembuatan kamarmandi, pembuatan pos satpan, pembuatan taman.

3. Biaya pembangunan SUMBANGAN SARANA & PRASARANA SDN 1 SUMBEREJO OLEH KOMITE, minimal 200.000 maximal terserah.

4. Diberikan lewat Bendahara Paguyuban Ruang Kelas masing masing. Dan direkap bendahara paguyuban Kelas dan di lanjut ke KOMITE. Akhir Bulan 3 sudah terkumpul. Selanjutnya informasi akan kami sampaikan lagi.

“Bagaimana tidak sepakat yang hadir dalam rapat kebanyakan ibu ibu-yang tidak tahu apa apa dan ketika dibilangi ini sudah kesepakatan pada akhirnya menurut dan sepakat,” kata salah satu wali murid yang tidak mau di sebut namanya pada sabtu (7/3/2020).

Katanya sekolah gratis kok masih ada tarikan sumbangan, ini namanya pembodohan pada masyarakat, lebih baik bayar dari pada gratis tapi ada embel-embel sumbangan. Hasilnya sama aja sekolah bayar, bukan gratis,” ucapnya.

menanggapi hal ini wartawan mencoba klarifikasi kepada pihak Sekolah Dasar Negeri 1 Sumberrejo.

Ardi selaku Kepala SDN 1 Sumberrejo saat di hubungi menampik adanya hal tersebut,Ia mengungkapkan itu baru wacana namun pihak komite tidak jadi melanjutkan.

“Sudah di cancel oleh komite dan paguyuban coba jenengan bisa konfirmmasi langsung ke ketua komite,Karena itu bukan program sekolah” ungkapnya

Terpisah Dadang selaku Komite saat di hubungi juga mengelak adanya sumbangan yang dibebankan pada wali murid tersebut.

Maaf, tidak ada edaran hasil pertemuan secara tertulis seperti tersebut diatas secara tertulis resmi dari Komite. Dan semua hasil keputusan saya cancel karena saya anggap belum memenuhi standar forum. Namun hanya wacana pembangunan” ucapnya.

Perlu diketahui bersama pada Pasal 9 ayat (1) Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan No 44 Tahun 2012 Tentang Pungutan Dan Sumbangan Biaya Pendidikan Pada Satuan Dasar menyatakan: Satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh Pemerintah, dan/atau pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan, pungkas.

Reporter : YD

TerPopuler