Tanah Longsor Mengubur Rumah Warga Di Bendan Duwur Kota Semarang

Tanah Longsor Mengubur Rumah Warga Di Bendan Duwur Kota Semarang

Minggu, 10 Mei 2020, 11:25:00 AM
Pasang iklan


Vnews.com-Semarang. Dari Sore sampai Malam, Sabtu (9/05/2020) kota semarang Diguyur hujan yang sangat lebat , Hujan yang terjadi menyebabkan longsor dan pohon tumbang disejumlah lokasi.

Terpantau oleh awak Media , tiga tempat wilayah di kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang dilanda tanah longsor dan satu pohon besar tumbang menutup jalan.

Longsor yang pertama terjadi di Jalan Talang Sari, tepatnya di dekat Jembatan Kretek Wesi, di pingir Jalan protokol arah menuju Kampus untag semarang.

Tanah dari tebing yang di bawahnya banyak dihuni rumah-rumah warga, tepatnya tebing sebelah selatan longsor hingga materialnya menutup seluruh jalan protokol tersebut.

“longsor terjadi sekitar jam 17.15 wib saat hujan lebat yang tiba-tiba turun, Rumah saya juga kena longsoran tanah namun hanya bagian kamar mandi,” ungkap Suwandi yang juga Ketua RT 4/ RW 3.

Sementara di lokasi lain yang berbeda pantauan Awak media masih satu kelurahan yakni, Longsor kedua berada di Jalan Talang Sari IV gang V, tampak tanah di pingir bantaran sungai kali garang tamblas dan pagar jembatan yang membatasi antara jalan dan sungai ikut amblas sebagian masuk ke sungai.

Tampak terlihat retakan tanah memanjang sekitar 20 meter sepanjang batas jalan pinggir jalan mengarah ke rumah warga.

Adi S ketua RT.02 yang kebetulan ada dilokasi memantau kondisi tanah amblas mengatakan kepada awak media,

” Tampaknya ini mengawatirkan karena sudah terlihat retakan memanjang di sebalah tanah yg amblas sekitar 20 meter, ini kalau tidak segera di tangani sangat berbahaya ungkap adi.
jika hujan turun lagi, di kawatirkan tanah amblas akan melebar sampai tengah jalan, karena jalan tersebut merupakan jalan utama satu- satunya akses menuju wilayah RW.06 yang bisa di lewati kendaraan Roda dua maupun roda empat.

Selain lokasi diatas terpantau Awak media yang kejadian longsor terparah yakni yang berada RT.02 /RW.06

Terpantau satu rumah roboh dan menimpa rumah lain yang berada di sampingnya lantaran lokasinya yang lebih rendah atau seperti tebing.

Rumah tersebut roboh dan sebagian ikut longsor bersama dengan timbunan tanah.
“Saya tadi sedang mandi, tiba-tiba dengar suara gemuruh dan suara keras gubrak-gubrak.
setelah saya cek ternyata rumah Pak Adam, tetangga saya, yang rumahnya letaknya lebih tinggi sekitar empat meter ambruk mengenai bagian samping rumah saya,” ungkap Roni, yang rumahnya juga tertimpa longsoran.
Roni mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi saat petang dan kondisi hujan lebat.

“Pak Adam terbawa longsoran tanah, jatuh dan sebagian tubuhnya tertimbun longsoran tanah, sedang longsoran tanah hingga samping rumah saya,” tambah Roni.

Dari pantauan awak media, barang-barang yang berada di rumah Adam tampak berserakan di halaman rumah Roni, seperti televisi, mainan dan alat rumah tangga.

Adam pemilik rumah sempat tertimbun sebagian tubuhnya namun sempat di selamatkan oleh warga dari timbunan tanah untuk di selamatkan, terlihat Adam mengalami bebarapa luka di kakinya usai tertimbun, sedangkan anaknya, Rizki, juga terluka di bagian kaki.

Sementara dari informasi dua anggota keluarga yang lain sempat mengungsi sebelum terjadi longsor.

Saat ini, Adam beserta keluarga beristirahat di rumah saudaranya yang tak jauh dari rumahnya dan tampak masih syok mengalami kejadian ini.

Tampak atas kejadi beruntun tersebut Lurah Bendan Duwur , tim dari BPBD, PMI, Babinsa telah mendatangi lokasi kejadian dan memberi sejumlah bantuan sosial.

Selain kejadian di atas tampak Pantauan lain kejadian tanah longsor, dua pohon di daerah Pawiyatan Luhur juga tumbang.
Satu di antaranya pohon besar sempat melintang di jalan setempat, tepatnya di lokasi depan kampus Polimarin tepatnya depan terowongan Toll.
Kepada awak media babinsa kelurahan bendan duwur sertu Agus istiawan yang ada dilokasi mengungkapkan

“Kejadian pohon tumbang sekitar pukul 16.30 wib menutup akses jalan di depen trowongan juga banyak material tanah lumpur yg ikut menimbun jalan sehingga jalan harus di bersihkan. ungkap agus
Sementara jalan kami tutup utk pembersihan tambah agus.

Selain itu lurah Bendan Duwur Santoso Wahyu Mahardi,SH ,yang juga turun kelapangan memantau warganya yang mengalami musibah menghimbau untuk tetap waspada pada saat hujan turun deras dan selalu menjaga koordinasi dengan lingkungan dan pihak aparat setempat ungkap wahyu.

Reporter/Wartawan : Vio Sari.S.E.

TerPopuler