Zulfikar : JKN- KIS Lancarkan Untuk Jalani Cuci Darah

Zulfikar : JKN- KIS Lancarkan Untuk Jalani Cuci Darah

Minggu, 21 Juni 2020, 12:05:00 PM
Pasang iklan


Vnews.com, Bandung – Zulfikar (46) pengguna kartu JKN-KIS, merasa terbantu dengan program tersebut, sebelum menjadi pengguna JKN-KIS sudah memakan banyak uang yang dikeluarkan untuk pengobatan nya (18/06/2020).

Diceritakan oleh Zulfikar, ” Awal 2008 saya terkena penyakit struk, dengan diakibatkan tekanan darah saya tinggi sekali yaitu 200/110 sehingga mengakibatkan struk total “.

” Alhamdulillah istri dan keluarga saya memberikan support dan merawat saya, walaupun saya harus memanggil dokter 2kali sehari untuk memeriksakan tensi dan memberikan obat selama 3 bulan, Alhamdulillah berkat dukungan istri dan keluarga saya sehingga saya sehat kembali walaupun tidak seperti dulu, padahal di vonis oleh dokter penyakit struk yang dialami oleh saya sangat berat sembuhnyapun sekitar 1/3 tahunan, tambahnya.

” Setelah bisa jalan saya pergi ke dokter untuk cek up ternyata ginjal saya rusak dan harus menjalani cuci darah, saya bingung harus bagaimana karena biaya cuci darah sangatlah mahal, selama 4 tahun dari 2008 sampai dengan 2012 saya trauma dan tidak mau diperiksa lagi, di pertengahan tahun 2012 saya ngedrop dan harus tetap cuci darah, mulailah menjalankan cuci darah mau tidak mau karena saya sedang dirawat disalah satu RS swasta diBandung, paparnya pula.

” Alhamdulillah 2014 awalnya ada BPJS atau JKN – KIS saya sebagai peserta mensyukuri sekali bisa trus jalani cuci darah tanpa membayar sedikitpun”, bebernya.

Rasa syukur yang teramat besar tiada henti terucap dari mulut Zulfikar (46) dan keluarga syukur tersebut ia ucapkan khusus atas hadirnya program JKN- KIS atau BPJS krna sudah 10 Thun ini ia jalani cuci darah seminggu 3 kali disalah satu RS dikota Bandung .

walaupun keberadaan BPJS diawali tahun 2014 sangatlah membantu kami sampai sekarang Sy menjaga agar selalu tetap aktif.karena berkat JKN- KIS saya sampai sekarang bisa berobat dan jalani cuci darah tanpa ada bayaran di RS sedikitpun, karena sudah ditanggung oleh JKN- KIS tersebut.

Sementara itu Laela Hayati menyampaikan, “Doakan semoga kita semua sehat, misalkan sakitpun kita sebagai peserta BPJS atau JKN- KiS tetaplah selalu membayar tepat waktu karena JKN- KIS sifatnya adalah gotong-royong, tolong- menolong manfaatnya luar biasa dan semoga seluruh peserta JKN-KIS ikut menyukseskan program ini “, pungkasnya.
(Laela Hayati)

TerPopuler