Penjual Bajigur Hantarkan Anaknya sampai Jadi Anggota TNI

Penjual Bajigur Hantarkan Anaknya sampai Jadi Anggota TNI

Rabu, 19 Agustus 2020, 6:41:00 PM
Pasang iklan


Vnews | kab Bandung,
Jagung, Ubi, Kacang, pisang, comro, pisang rebus dan minuman bajigur setiap siang hinggo sore hari di jajakan Endut (55).

Warga Kampung Pinggirwangi Rt. 05 Rw 05
Desa tenjolayajalaya kecamatan Cicalengka ini, puluhan tahun menghidupi keluarganya dari jual olah makanan hasil bumi.

Sehari endut berdagang dengan bermodalkan empat ratus ribu rupiah, hasil jualannya bisa mencapai 600 sd 700 ribu perhari.

“Paling bersihnya dari sisa makan anak anak dan istri 100 ribu rupiah,” ungkap Endut kepada kepada tim vnews, rabu 19/08/2020.

Endut patut banngga karena dirinya hari ini sudah membuat anaknya menjadi orang yang berhasil. Satu dari empat anaknya berhasil menjadi Angkatan Darat (TNI).

“Buah dari berdagang hasil bumi, alhamdulillah anak saya nomor 2 dapat menjadi TNI,” ungkap Endut.

Bermodal keinginan kuat sang anak, yang kekeuh ingin menjadi TNI, Endut sebagai ayahnya kerja keras untuk memperjuangkannya.

“Anak saya tujuh kali daftar TNI, akmil, Secaba, dan angkatan darat. Dan lolos hari ini di angkatan darat,” ungkap Endut.

Keberhasil endut mendidik dan memperjuangkan pendidikan anak patut menjadi contoh bagi publik.

Tidak harus kaya, tidak harus terlalu pintar, yang penting kejujuran dan ketekunan yang membuat Endut dapat mengantarkan Bayunasiri anaknya menjadi TNI.

Kembali bicara bisnis jualan hasil bumi. Kondisi pandemi covid 19 berdampak pada pendapatan Endut dari jualan Kuliner hasil bumi.

Sebelum pandemi covid, Endut biasanya lebih dari 100 ribu rupiah perhari kadang mencapai Rp. 250 ribu perhari.

Endut turun temurun jualan bajigur dan kawan kawannya. Mulai uyut, kakek, ayah dab terakhir dirinya.


Namun, tidak ada anaknya yang dapat meneruskan dirinya sebagai penjual bajigur.

Padahal, makanan hasil bumi yang menyehatkan ini karena khasnya tidak menggunakann minyak goreng.

“Semua kuliner yang dijual di rebus tanpa ada goreng-gorengan,,” ungkap Endut.


Ia berharap makanan kuliner ini harus bertahan dan dipertahankan produk produknya, selain menyehatkan juga secara ekonomi membuat pemberdayaan masyarakat.

Dengan jualan hasil bumi ini, petani jagung, ubi kacang dan singkong dan lainnya menjadi ada jaminan juga untuk hidup karena mang Endut tetap eksis berjualan. (Yp)

TerPopuler