DENGAN SABAR DAN PENUH KETEKUNAN MENDIDIK DAN MELATIH MURID PAGURON ,,USIK RAGA PUSAKA,, MAMPU BERDIRI SAMPAI SEKARANG,MENGGANDENG PAGURON LAIN

DENGAN SABAR DAN PENUH KETEKUNAN MENDIDIK DAN MELATIH MURID PAGURON ,,USIK RAGA PUSAKA,, MAMPU BERDIRI SAMPAI SEKARANG,MENGGANDENG PAGURON LAIN

Senin, 28 September 2020, 7:01:00 PM
Pasang iklan


Vnews | Kab Bandung, Paguron usik Raga adalah salah satu paguron di ujung kampung 15km dari kota Cicalengka.
Paguron yang berdiri pada awal tahun 2016 ini.
Dulunya hanya beberpa orang tokoh saja. 
Dan itupun hanya sekedar baru obrolan antara, Para tokoh kampung. 
Paguron Usik Raga yang beralamat di kp. leuwiliang Desa. Tanjung wangi kec. Cicalengka Kab. Bandung jawa Barat."senin 28/09/2020.

Menurut cerita awal  tokoh setempat 
Asgay (asep saepudin) yang didampingi pengurus Oo Rohenda menceritakan, " awal waktu berdiri itu, kami cuman bertiga dan sekedar berbincang. di rumah Usep rohendi,untuk membicarakan tentang keinginan anak - anak pengajian madrasah. Ingin latihan pencak silat. tanpa mengganggu kegiatan pengajian.
dari situ, di atur strategi waktu bagaimana caranya, supaya ke inginan anak- anak terlaksana, termasuk kami soan ke guru ngaji mereka, Meminta ijin.
 Kami pun di perbolehkan melatih anak - anak dengan catatan, tidak mengganggu jadwal pengajian.
akhirnya kami melaksanakan kegiatan latihan silat dengan murid, yang kurang lebih 20 orang.
Setelah berjalan beberapa lama, kami cukup dengan latihan dan belum memiliki tempat.
kadang di lapangan madrasah, kadang di rumah.
menjelang 3 bulan kemudian.setelah berjalan kami sepakat, untuk mendirikan paguron seni pencak silat dan kami beri nama Usik Raga pusaka, pemberian nama tersebut saja,  tidak mudah bahkan sempat beberapa kali, ada perubahan artinya tidak mudah, memberikan nama tersebut. 
Susah payah dan memerlukan sebuah proses cukup panjang. 

pada waktu itu alamat kami di Rw 06 Dusun leuwiliang Desa Tanjungwangi,tetapi karna sesuatu hal yang tidak bisa kami sebutkan,,akhirnya paguron usik raga pusaka kami serahkan kepada warga Rw 07. 
Dan Alhamdulillah di sambut dengan baik. di bentuklah susunan kepengerusan paguron usik raga pusaka.
Kami bertiga mengucapkan terimakasih. kepada semua rengrengan pengurus, yang ada di Rw 07 dan pengurus paguron yang sudah menerima paguron kami, untuk di kembangkan, sehingga kami memiliki moto" usik raga nu sarerea " bukan kami tapi milik semua. " nu mi kacinta kana budaya sunda. nyaeta, silat. 
Sehingga sampai sekarang, Dengan kiprah kepengurusan yang gigih dan tahan banting. Tahan dengan semua rintangan, perjalanan pengurus dalam mengelola paguron patut di apresiasi. 
karena dengan waktu singkat paguron bisa berkembang pesat.

Dan resmi didirikan pada tanggal 16 April 2016. Sekarang sudah masuk usia ke 5 thn.
Hari inipun, kami merasa bangga sekali ketika usia masih muda, sudah banyak saudara yang datang, untuk bersilaturahmi dan memperkenalkan sejarah masing masing paguron.

Dan kami disini. tidak sendiri didukung oleh para ketua paguyuban " Satria Kawani , Sebagai paguyuban pecinta pagar seni dan budaya Sunda. 
Serta Aliansi Masyarakat untuk hutan (Ampuh),KTH Wana Lestari selaku kelompok kecil yang tumbuh di masyarakat. yang selalu memberikan sufort dan mendukung penuh bersama tokoh masyarakat. selalu ada di belakang Paguron Usik Raga Pusaka.

Dalam Hal ini. kami ingin mengucapkan terima kasih kepada pengurus,yang selama ini.telah mengabdikan demi kemajuan paguron yakni, "
1,Ade Toni ( ketua) yang telah habis masa jabatanya. 
2,Oo Rohenda sebagai korlap dan mengkoordinir semua kegiatan.
3,Acu cahyana
4,Muslim
5,Ketua Rw 07( sekarang ketua Paguron )Iin suhendi
6,Aki ojo -sesepuh
7,Usep Rohendi -pelatih
8,Dede -pemilik tempat latihan-sebelum pindah
9.Abah sarum
10,Indri Yadi
11,karang Taruna
12,Dan pengurus yg lain,yang telah membesarkan paguron Usik Raga Pusaka. 
Tak lupa dan sangat penting kami mengucapkan kepada semua Tokoh dan lapisan masyarakat yang telah mendukung terhadap paguron sampai sekarang."pungkas Asgay. (Yasman) 

TerPopuler